Share it

Floating "Top of Page"

Jamur Tiram

Jamur Tiram

Senin, 27 Desember 2010

Membuat Media Budidaya Jamur Tiram

Sumber: www.AnneAhira.com

Membuat media budidaya jamur tiram tidaklah sulit. Apalagi untuk mendapatkan bahan bakunya juga cukup mudah.


Media Budidaya Jamur Tiram


Media budidaya jamur tiram ini terdiri dari campuran:


1. Serbuk gergaji dengan komposisi 81%. Bahan serbuk gergaji ini berasal dari jenis kayu yang di dalamnya tidak terkandung minyak yang banyak. Misalnya kayu pinus, akasia,dadap, pohon beringin, dadap,cempaka, karet, dll. Tapi sebaiknya berasal dari kayu dikotil yang lunak kayunya dan memiliki umur lebih dari sepuluh tahun. 


2. Dedak halus dengan komposisi 18% Dedak yang akan digunakan haruslah dedak yang baru dan masih fresh. Karena dedak yang sudah lama tersimpan, kurang baik bila digunakan sebagai media budidaya jamur tiram. Karena dedak ini sudah mengalami penggumpalan karena fermentasi.


3. Kapur dengan komposisi 1 %.Kapur digunakan karena fungsinya yang mampu membuat netral media tumbuh. Sehingga media ini dapat ditumbuhi oleh jamur  tiram.


Ketiga jenis bahan ini dicampur dengan cara ditambahi air hingga kadar airnya mencapai 50-60 persen. Untuk mengetesnya adalah dengan cara mengambil media budidaya jamur tiram yang sudah dicampur tadi.


Genggamlah dengan menggunakan kepalan anda kuat-kuat lalu bukalah genggaman anda. Bila media yang telah menggumpal ini tidak meneteskan air lagi dan mudah dihancurkan kembali, maka kadar airnya telah mencukupi.



Membuat Baglog


Campuran media budidaya jamur tiram ini lalu dikomposkan. Dengan cara menimbunnya setinggi setengah meter lalu ditutupi plastik hingga suhunya sampai 50 derajat celcius selama dua hari dan phnya  mencapai 6 atau 7.


Setelah selesai dikomposkan selama dua hari, media tanam ini dibagi per satu hingga satu setengah kilogram kemudian dimasukkan kedalam plastik PP lalu dipadatkan. Pada bagian ujung plastik tepat di batas media tanam dipasang cincin plastik atau potongan dari paralon. Setelah itu disumpal dengan  kapuk atau kapas. Sekarang media budidaya jamur tiram telah jadi, media ini diberi nama baglog.


Baglog-baglog ini lalu dimasukkan ke dalam ruangan sterilisasi atau drum sterilisasi dengan suhu 90 sampai 95 derajat celcius selama lebih kurang lima hingga sepuluh jam lamanya.


Inokulasi Bibit


Setelah  baglog tadi selesai mengalami proses sterilisasi, lalu dipindahkan ke ruangan inokulasi yang telah dibersihkan. Setelah baglog diinokulasi dengan bibit jamur tiram, kemudian diinkubasi di dalam ruangan bersuhu 25-30 derajat celcius.


Setelah menunggu selama empat puluh hari lebih biasanya baglog sudah dipenuhi oleh miselium putih. Baglog lalu dipindahkan ke dalam kumbung. Perawatan berupa menjaga suhu udara agar tetap pada suhu yang diinginkan serta penyiraman yang teratur tetap dibutuhkan. Hinga akhirnya masa panen tiba dan anda mulai bisa memetik hasilnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar